Entri Populer

Jumat, 15 Oktober 2010

Peranan Epidemiologi Dalam Masalah Kesehatan di Masyarakat


Epidemiologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu epi = pada/tentang, demos = penduduk , logos = ilmu, jadi epidemiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang penduduk. Sedangkan menurut beberapa ahli, epidemiologi diartikan sebagai berikut:
*      hirsch (1883)
n  Epid adalah suatu gambaran kejadian, pemyebaran dari jenis-jenis penyakit pada manusia pada saat ttt diberbagai tempat dibumi dan mengkaitkan dengan kondisi eksternal.  à dipengaruhi Hipocratic theory & mismatic
*      Greenwood (1934)
n  Epid adalah suatu ilmu tentang penyakit dan segala macam kejadian.
*      W. Hamton Frost (1972)
n  Epid adalah pengetahuan tentang berbagai fenomena (mass phenomena) penyakit infeksi  / sebagai riwayat alamiah (natural history) penakit menular
*      Mac Mahon (1970)
n  Epid adalah studi tentang penyebaran penyakit dan penyebabnya pada manusia dan mengapa terjadi penyebaran semacam itu.
*      Last (1988) à WHO
n  Epid is study of the health related states or  events is specified populations, and the appication of such study to solve health problem.
Sedangkan saat ini pengertian epidemiologi yang banyak digunakan oleh masyarakat umum adalah Ilmu yang mempelajari tentang frekuensi dan penyebaran masalah kesehatan pada sekelompok manusia serta faktor-faktor  yang mempengaruhinya.
Epidemiologi sangat di butuhkan dalam setiap aspek kesehatan dalam masyarakat, karena epidemiologi memiliki ruang lingkup yang sangat luas, seperti halnya sebagai  berikut :
1.      Penyakit infeksi / menular
Merupakan sasaran utama epidemiologi sejak dahulu dan paling banyak memberikan hasil dalam penggunaannya selama ini.
2.      Penyakit menahun
Epidemiologi dalam bidang ini lebih berkembang setelah perang dunia II walaupun sebelumnya telah banyak digunakan seperti analisa sebab kekurangan vitamin C (Lind), keracunan timah (Baker), pellagra (Gold berger) dan Ca scrotum
3.      Ilmu sosial dan perilaku
Merupakan perkembangan akhir dari epidemiologi dalam menganalisa perilaku manusia dan hubungannya dengan kejadian penyakit seperti alkoholisme, obat bius, kecelakaan lalu lintas, dll.
4.      Penilaian pelayanan kesehatan
Dalam hal ini peranan epidemiologi semakin menonjol, walaupun metodologi ke arah itu masih harus dikembangkan.
5.      Penggunaan epidemiologi di luar bidang kesehatan seperti epidemiologi kependudukan, epidemiologi sosial, dan lain sebagainya.
Berikut ini disebutkan beberapa peranan epidemiologi dalam kesehatan masyarakat, antara lain sebagai berikut:
1.      Mencari / mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi timbulnya gangguan kesehatan / penyakit dalam suatu masyarakat tertentu dalam usaha mencari cara penanggulangan serta cara pencegahannya.
2.      Menyiapkan data / informal untuk keperluan program / planning dengan menilai status kesehatan dalam masyarakat serta memberikan gambaran tentang kelompok penduduk yang terancam.
3.      Membantu menilai berbagai hasil dari setiap bentuk program kesehatan.
4.      Mencari dan mengembangkan metodologi dalam menganalisa penyakit serta cara mengatasinya, baik penyakit perseorangan maupun wabah dalam masyarakat, serta pengembangan sistem pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
            Sedangkan peranan epidemiologi dalam memecahkan masalah kesehatan masyarakat meliputi :
1.      Epidemiologi penyakit menular
Bentuk ini yang telah banyak memberikan peluang dalam usaha pencegahan dan penanggulangan penyakit menular tertentu. Berhasilnya manusia mengatasi berbagai gangguan penyakit menular dewasa ini merupakan salah satu hasil gemilang dari epidemiologi.
2.      Epidemiologi penyakit tidak menular
Pada saat ini sedang berkembang pesat mencari berbagai faktor yang memegang peranan dalam timbulnya berbagai masalah penyakit tidak menular seperti, kanker, penyakit sistemik, serta berbagai penyakit menahun lainnya termasuk masalah meningkatnya masalah kecelakaan lalu lintas dan penyalahgunaan obat-obatan tertentu. Bidang ini banyak digunakan terutama dengan meningkatnya masalah kesehatan yang bertalian erat dengan berbagai gangguan kesehatan akibat kemajuan dalam berbagai bidang terutama bidang industri.
3.      Epidemiologi klinik
Bentuk ini merupakan salah satu bidang epidemiologi yang sedang dikembangkan oleh para klinisi yang bertujuan untuk membengkali para klinisi/dokter tentang cara pendekatan masalah melalui disiplin ilmu epidemiologi.
4.      Epidemiologi kependudukan
Merupakan salah satu cabang ilmu epidemiologi yang menggunakan sistem pendekatan epidemiologi dalam menganalisis berbagai permasalahan yang berkaitan dengan bidang demografi serta faktor-faktor yang mempengaruhi berbagai perubahan demografis yang terjadi di masyarakat. Sistem pendekatan epidemiologi kependudukan tidak hanya memberikan analisis tentang sifat karakteristik penduduk secara demografis dalam hubungannya dengan masalah kesehatan dan penyakit dalam masyarakat, tetapi juga sangat berperan dalam berbagi aspek kependudukan serta keluarga berencana.
5.      Epidemiologi  pengolahan pelayanan kesehatan
Bentuk ini merupakan salah satu sistem pendekatan manajemen dalam mengatasi masalah, mencari faktor penyebab timbulnya suatu masalah serta penyusunan rencana pemecahan masalah tersebut secara menyeluruh dan terpadu.
6.      Epidemiologi lingkungan dan kesehatan kerja
Bentuk ini  merupakan salah satu bagian epidemiologi yang mempelajari serta menganalisis keadaan kesehatan tenaga kerja akibat pengaruh keterpaparan pada lingkungan kerja, baik yang bersifat fisik kimiawi, biologis, maupun sosial budaya serta kebiasaan hidup para pekerja.
7.      Epidemiologi kesehatan jiwa
Merupakan salah satu dasar pendekatan dan analisis masalah gangguan jiwa dalam masyarakat baik mengenai  keadaan kelainan jiwa kelompok penduduk tertentu, maupun analisis berbagai faktor yang mempengaruhi timbulnya gangguan jiwa dalam masyarakat.
8.      Epidemiologi gizi
Dewasa ini banyak digunakan dalam analisis masalah gizi masyarakat dimana masalah ini erat hubungannya dengan berbagai faktor yang menyangkut pola hidup masyarakat. Pendekatan masalah gizi masyarakat melalui epidemiologi gizi bertujuan untuk menganalisis berbagai faktor yang berhubungan erat dengan timbulnya masalah gizi masyarakat, baik yang bersifat biologis, dan terutama yang berkaitan dengan kehidupan sosial masyarakat.

Referensi :
1.      Epidemiologi dasar. http://arviant.web.ugm.ac.id/content/Epidemiologi%20dasar.pdf. Diakses pada tanggal 10 Oktober 2010.
2.      Dr. Chandra , Budiman. 1996.  Pengantar Prinsip dan Metode Epidemiologi. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC.
3.      Chandra, Budiman. 1996. Pengantar Prinsip dan Metode Epidemiologi. Jakarta : EGC.                                    


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar